Sofifi – Operasi Keselamatan Kie Raha 2026 memasuki hari ketiga, Polda Maluku Utara menegaskan strategi berbasis edukasi dan penegakan hukum humanis di Kota Sofifi. Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari Satgas Gakkum, Satgas Penindakan, Satgas Preventif, dan Satgas Banops.
Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W., Kabid Humas Polda Malut, menyampaikan bahwa operasi ini bertujuan menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui pendekatan persuasif. “Kami fokus pada sosialisasi, teguran simpatik, serta edukasi keselamatan jalan, selain tetap melakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan dan administrasi,” katanya.
Petugas menitikberatkan kegiatan pada titik-titik rawan pelanggaran, sambil membangun kesadaran pengendara mengenai keselamatan diri dan orang lain. Kombes Pol. Wahyu berharap, melalui operasi berkelanjutan ini, perilaku tertib berlalu lintas akan menjadi budaya yang lahir dari kesadaran masyarakat sendiri, sehingga fatalitas kecelakaan dapat ditekan secara signifikan.
Tim Redaksi





