HALBAR – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dengan menggelar program Gerakan Pangan Murah di Desa Sidangoli Gam, Kabupaten Halmahera Barat, Selasa (3/3).
Langkah ini menjadi bagian dari agenda strategis Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Momentum hari besar keagamaan setiap tahunnya kerap diiringi lonjakan harga bahan pokok, sehingga kehadiran pangan murah diharapkan mampu memberi solusi nyata bagi masyarakat.
Program ini merupakan salah satu unggulan pasangan Gubernur Sherly Tjoanda bersama Wakil Gubernur KH Sarbin Sehe dalam menjaga stabilitas harga sembako di pasaran. Melalui kebijakan tersebut, Pemprov Malut berupaya memastikan ketersediaan pangan tetap aman dengan harga yang terjangkau.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli paket sembako seharga Rp50.000 per paket. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula pasir 2 kilogram, dan minyak goreng 2 liter. Harga tersebut dinilai sangat membantu warga di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang Ramadan.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat. Warga tampak tertib mengantre dan pulang dengan wajah sumringah sambil membawa kantong belanjaan berisi kebutuhan pokok. Suasana kegiatan berlangsung ramai namun tetap kondusif hingga selesai.
Selain distribusi pangan murah, Pemprov Malut juga menyerahkan bantuan sosial berupa dua kursi roda dan lima tongkat bantu jalan bagi warga yang membutuhkan.
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berkomitmen mengendalikan rantai pasok pangan sekaligus memastikan kebijakan yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. Diharapkan, langkah tersebut mampu menjaga stabilitas harga dan meningkatkan kesejahteraan warga, khususnya di Desa Sidangoli Gam dan sekitarnya.
Tim Redaksi





