Wabup Halteng Pimpin Seleksi Calon Dirut Perumda Tirta 2026–2031

HALMAHERA TENGAH — Wakil Bupati Halmahera Tengah memimpin langsung tahapan utama seleksi terbuka Calon Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kabupaten Halmahera Tengah masa bakti 2026–2031 yang berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati, Senin (25/5/2026).

Tahapan seleksi tersebut meliputi uji kelayakan dan kepatutan serta wawancara terhadap para peserta yang sebelumnya dinyatakan lolos verifikasi administrasi.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa jabatan Direktur Utama Perumda Tirta memiliki peran strategis karena berkaitan langsung dengan pelayanan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Halmahera Tengah.

“Kami tidak hanya mencari pejabat, tetapi sosok pemimpin yang memiliki visi jelas, kemampuan manajerial yang kuat, serta mampu menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa proses seleksi harus berjalan objektif, transparan, dan bebas dari kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

Menurutnya, pemimpin baru Perumda Tirta nantinya harus mampu membawa perusahaan menjadi lebih sehat secara finansial sekaligus meningkatkan cakupan layanan air bersih secara merata.

Seleksi tersebut dilaksanakan setelah pemerintah daerah memperpanjang masa pendaftaran guna memberikan kesempatan lebih luas bagi profesional maupun putra daerah terbaik untuk ikut berkompetisi.

Dari hasil seleksi administrasi, sebanyak lima peserta dinyatakan memenuhi syarat dan berhak mengikuti tahapan presentasi visi-misi serta wawancara mendalam.

Tim penilai dipimpin langsung oleh Wakil Bupati bersama unsur pemerintah daerah, akademisi, dan praktisi bisnis sesuai ketentuan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2018 tentang Perumda Air Minum Tirta Halmahera Tengah.

Adapun materi penilaian meliputi kemampuan teknis, pemahaman regulasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), strategi pengembangan jaringan layanan, peningkatan pendapatan perusahaan, hingga komitmen terhadap pelayanan publik.

Wakil Bupati juga menyoroti pentingnya solusi konkret terhadap berbagai persoalan pelayanan air bersih yang masih dikeluhkan masyarakat, terutama di wilayah pinggiran.

“Perumda Tirta harus mampu menjadi perusahaan yang mandiri dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Tidak boleh lagi ada keluhan soal air mati, air keruh, atau pelayanan yang lambat,” tegasnya.

Hasil akhir seleksi nantinya akan menghasilkan tiga nama terbaik yang selanjutnya diserahkan kepada Bupati Halmahera Tengah untuk ditetapkan satu orang sebagai Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Halmahera Tengah periode 2026–2031.

Tim Redaksi

More From Author

Pemprov Malut Dukung Proyek Konservasi Rempah Kementan untuk Jaga Keaslian Cengkih dan Pala

Wabup Halteng Apresiasi Solidaritas ASN dan Tekankan Disiplin Kerja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *