Wali Kota Ternate Buka Rakerwil VI APEKSI 2026 di Kendari, Tekankan Pentingnya Kolaborasi Atasi Tantangan Daerah

KENDARI – Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerwil) VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 resmi dibuka Kamis (14/5) di Hotel Claro, Kota Kendari. Acara ini dibuka oleh Wali Kota Ternate selaku Wakil Ketua Dewan Pengurus APEKSI, yang mewakili Ketua Dewan Pengurus sekaligus Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang berhalangan hadir karena sedang menunaikan ibadah haji bersama istri.

Dalam sambutannya, Wali Kota Ternate menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Ketua Dewan Pengurus APEKSI dan mendoakan agar Eri Cahyadi dan keluarga senantiasa diberi kesehatan, kelancaran ibadah, serta pulang ke tanah air dengan selamat sebagai haji yang mabrur.

Ia menegaskan posisi strategis Komisariat Wilayah (Komwil) sebagai ujung tombak APEKSI. “Komwil menjadi wadah utama untuk menyuarakan tantangan, merumuskan solusi, serta berbagi praktik baik yang bisa ditularkan ke seluruh anggota. Hasil kesepakatan di Rakerwil ini nantinya akan dibawa ke forum nasional dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas),” ujarnya.

Menghadapi kondisi saat ini, di mana seluruh pemerintah daerah dihadapkan pada tekanan ekonomi global akibat ketidakpastian geopolitik dunia serta keterbatasan kapasitas fiskal, berbagai persoalan mendesak membutuhkan perhatian serius. Beberapa isu krusial yang dibahas antara lain pengelolaan Transfer ke Daerah (TKD), pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen, penataan PPPK, pelaksanaan proyek strategis nasional, hingga isu sektoral seperti pengelolaan sampah, transformasi digital, dan penanggulangan bencana.

“Berangkat dari berbagai persoalan yang hampir sama dihadapi seluruh daerah, kolaborasi menjadi strategi utama dan satu-satunya jalan. Kolaborasi bukan lagi pilihan, melainkan keniscayaan untuk menyelesaikan masalah. Melalui Komwil maupun APEKSI secara nasional, mari kita saling berbagi dan bahu-membahu agar roda pemerintahan tetap berjalan dan melahirkan inovasi demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Sebagai bukti nyata semangat kerja sama, ia mencontohkan dukungan yang diberikan APEKSI saat bencana melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, di mana anggota asosiasi bersatu memberikan bantuan bagi kota dan kabupaten yang terdampak.

Dalam kesempatan itu, juga disampaikan sejumlah program unggulan APEKSI tahun ini. Salah satunya penyusunan buku City Branding dan Center of Excellent, yang memuat potensi unggulan 98 kota anggota sebagai media promosi dan pusat informasi, dengan tujuan membawa potensi lokal bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Langkah nyata sudah dijalankan lewat kerja sama dengan hotel bintang lima di Jakarta dalam program Discover The Natural Treasure, yang telah mempromosikan Kota Ternate dan Tidore Kepulauan di Hotel Borobudur Jakarta. Sementara itu, Kota Mojokerto berupaya menembus pasar Jepang lewat partisipasi pada Indonesia Fair 2026 di Nagoya, awal Mei lalu. Meski pemerintah daerah berhalangan hadir, produk unggulan Mojokerto tetap dikirimkan dan dipamerkan.

Terkait perayaan HUT APEKSI yang semula direncanakan digelar di Singkawang, konsep diubah menjadi lebih sederhana menyesuaikan situasi dan arahan pemerintah pusat. Namun, pada Oktober mendatang, APEKSI tetap akan mengadakan kegiatan di Singkawang berupa Rembug Budaya sekaligus peluncuran buku City Branding dan Center of Excellent.

APEKSI juga terus memperluas kerja sama dengan berbagai mitra strategis, antara lain dengan GIZ SETI terkait konservasi energi gedung, PIJAR Foundation untuk isu kesehatan dan ketahanan iklim, serta Bank BTN dalam skema pembiayaan kreatif. Selain itu, dibentuklah Kelompok Kerja (Pokja) Revisi Undang-Undang Pemerintahan Daerah (UU No.23/2014), yang akan merumuskan rekomendasi perubahan untuk dibahas dalam forum nasional mendatang. APEKSI juga telah memfasilitasi diskusi dengan KemenPANRB terkait pengaturan belanja pegawai dan berkomitmen menjadi jembatan dialog antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat atas berbagai persoalan di daerah.

Di akhir sambutannya, Wali Kota Ternate mengundang seluruh peserta Rakerwil VI untuk hadir dalam Rakernas XVIII APEKSI yang akan berlangsung di Kota Medan pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026. Hasil rumusan Rakerwil hari ini diharapkan menjadi masukan berharga yang akan disampaikan langsung kepada pemerintah pusat.

Terima kasih disampaikan kepada Ketua Komwil VI, Wali Kota Kendari selaku tuan rumah, jajaran Direktur Eksekutif APEKSI, para narasumber, dan seluruh peserta yang telah hadir dan berpartisipasi aktif. Ia pun secara resmi menyatakan Rakerwil VI APEKSI Tahun 2026 dibuka, dengan harapan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi kemajuan daerah dan masyarakat.

Tim Redaksi

More From Author

Rabu Menyapa di DP3A, Sekda Ternate Tekankan Evaluasi Kinerja dan Disiplin ASN

Esok, Pemkot Ternate Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila Sekaligus Lepas Kontingen PORPROV V Maluku Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *