Pembekalan di Rapim TNI AD, Menko Polkam Tekankan Kepemimpinan Berkarakter dan Profesionalisme Prajurit

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan pentingnya penguatan kepemimpinan dan profesionalisme prajurit dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Angkatan Darat di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Dalam pembekalannya, Menko Djamari menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto kerap menekankan peran strategis TNI dan Polri sebagai pilar utama penopang bangsa bersama seluruh komponen nasional lainnya. Oleh karena itu, peningkatan kualitas kepemimpinan perwira dan profesionalisme prajurit harus terus menjadi prioritas.

Menurutnya, pembenahan satuan harus dimulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan.

“Kalau kita ingin memperbaiki satuan, tentu manusianya yang perlu diperbaiki. Dan untuk memperbaiki manusia, latihan dan pendidikan yang harus ditingkatkan. Pendidikan ini harus menjadi perhatian pokok,” tegas Djamari.

Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan sejati lahir dari kedekatan seorang perwira dengan prajuritnya. Seorang pemimpin, kata dia, harus mampu menyelami perasaan dan kondisi anak buahnya sehingga terbangun ikatan emosional yang kuat.

“Ketika kasih sayang perwira sudah erat dengan prajurit, kehilangan satu prajurit menjadi beban yang sangat berat bagi komandannya,” ujarnya.

Selain itu, Menko Polkam menyebut kebanggaan terhadap profesi sebagai prajurit menjadi energi penting dalam menjalankan tugas pengabdian. Namun, kebanggaan tersebut harus dimaknai sebagai pemacu semangat, bukan sebagai bentuk kesombongan.

“Kebanggaan itu untuk membangkitkan semangat dalam melaksanakan tugas, bukan untuk kesombongan,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa kesehatan merupakan modal utama dalam pengabdian. Dengan kondisi fisik dan mental yang prima, prajurit dapat menjalankan tugas secara optimal.

Lebih lanjut, Djamari menegaskan bahwa seorang tentara harus memiliki tiga unsur utama, yakni kecerdasan, semangat, dan karakter. Dari ketiganya, karakter menjadi fondasi terpenting dalam kepemimpinan.

“Punya kecerdasan, punya semangat, dan punya karakter. Tapi kalau tidak punya karakter, dua hal pertama tidak ada gunanya,” tegasnya.

Menutup arahannya, Menko Polkam mengingatkan para prajurit agar tidak risau terhadap persoalan materi. Dengan niat tulus dan orientasi pengabdian, seorang pemimpin diyakini akan mendapatkan jalan dan pertolongan dalam menjalankan tugasnya.

“Tugas kita ke depan masih panjang. Tumpuan masyarakat dan bangsa ada di pundak kita,” pungkasnya.

Turut mendampingi Menko Polkam dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kemenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa Mayjen TNI Purwito Hadi, serta Staf Khusus Menko Polkam H. Janmat Sembiring.

Humas Kemenko Polkam RI

More From Author

Tindak Lanjut Instruksi Presiden, Wali Kota Pimpin Sigofi Gam Serentak di Seluruh Kota Ternate

Menko Polkam Bekali Prajurit di Rapim TNI AD, Tekankan Penguatan Kepemimpinan dan Profesionalisme

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *