Pemerintah Pusat Salurkan Rp3,7 Miliar Bantuan Rumah Rusak di Nagan Raya

Pemerintah Pusat menyalurkan bantuan perbaikan rumah rusak akibat bencana hidrometeorologi tahap I untuk kategori rumah rusak ringan (RR) dan rusak sedang (RS) di tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Untuk wilayah Kabupaten Nagan Raya, total bantuan yang dialokasikan mencapai Rp3.735.000.000. Rinciannya, sebesar Rp1.335.000.000 diperuntukkan bagi 89 kepala keluarga dengan kategori rumah rusak ringan, sementara Rp2.400.000.000 dialokasikan bagi 80 kepala keluarga dengan kategori rumah rusak sedang.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Tenaga Ahli Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Brigjen TNI (Purn) Jahidin Chilo, dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Nagan Raya, Raja Sayang, di Aula Kantor Camat Darul Makmur, Alue Bilie, Jumat (13/2/2026).

Selanjutnya, Wakil Bupati bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat terdampak. Besaran bantuan yang diterima masyarakat yakni Rp30 juta untuk rumah rusak sedang dan Rp15 juta untuk rumah rusak ringan, sesuai hasil verifikasi tingkat kerusakan.

Wakil Bupati Nagan Raya, Raja Sayang, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang terdampak bencana. Ia berharap dana yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan.

“Dana ini harus digunakan sesuai peruntukannya, yaitu untuk membangun kembali rumah yang rusak. Jangan sampai disalahgunakan untuk kebutuhan lain,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa perbedaan nominal bantuan telah ditetapkan berdasarkan hasil pengecekan dan verifikasi kondisi rumah masing-masing penerima, sehingga penyalurannya tepat sasaran.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati turut menyampaikan salam dari Bupati Nagan Raya dan mengajak masyarakat untuk tetap bersyukur serta menjaga solidaritas dan kebersamaan, baik saat menghadapi bencana maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Tenaga Ahli BNPB Brigjen TNI (Purn) Jahidin Chilo menegaskan bahwa bantuan stimulan perbaikan rumah telah melalui proses verifikasi ketat oleh tim terkait. Ia memastikan seluruh dana bantuan telah masuk 100 persen ke rekening masing-masing penerima manfaat di bank, tanpa ada pemotongan.

Buku tabungan akan diserahkan melalui para keuchik kepada warga penerima. Meski dana telah masuk penuh, proses pencairan dilakukan secara bertahap sesuai progres atau perkembangan perbaikan rumah.

“Penarikan dana dilakukan bertahap sesuai progres pembangunan. Tidak ada pemotongan dari nominal bantuan yang sudah ditetapkan,” jelasnya.

Tim Redaksi

More From Author

Pendataan Sawit Lemah, KPK Desak Digitalisasi dan Integrasi Sistem Perpajakan

Tinjau Sekolah Rakyat di UNESA, Abdul Mu’ti Pastikan Negara Jamin Akses Pendidikan Bermutu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *