Gubernur Sherly Luncurkan Program Jaminan Sosial 2026, Tegaskan Negara Hadir untuk Rakyat

TERNATE — Pemerintah Provinsi Maluku Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat melalui peluncuran program dan kegiatan jaminan sosial tahun anggaran 2026 yang digelar di Benteng Oranje, Ternate, (5/2026).

Peluncuran program tersebut dipimpin langsung Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya kelompok rentan dan prasejahtera di seluruh wilayah Maluku Utara.

Dalam sambutannya, Gubernur Sherly memberikan apresiasi kepada jajaran Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara yang dinilai cepat dan responsif dalam menjalankan berbagai program pelayanan sosial di 10 kabupaten/kota.

“Terima kasih kepada Dinas Sosial yang sudah bergerak cepat membantu masyarakat, mulai dari penyaluran santunan hingga penanganan warga sakit. Ini bukti bahwa pelayanan sosial harus hadir dengan hati,” ujar Sherly.

Ia menegaskan, masyarakat Maluku Utara yang masuk kategori desil 1 hingga desil 5 tidak perlu khawatir terkait biaya pengobatan. Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat telah menjamin akses layanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC).

“Kita sudah mencapai UHC prioritas. Seluruh masyarakat pemegang KTP Maluku Utara kategori desil 1 sampai 5 dijamin biaya pengobatannya oleh pemerintah kabupaten, provinsi, dan Kementerian Sosial,” tegasnya.

Menurut Sherly, program jaminan sosial tidak boleh berhenti sebatas seremoni semata, melainkan harus diwujudkan melalui aksi nyata yang langsung dirasakan masyarakat. Ia menyebut program tersebut merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden RI agar negara hadir membantu masyarakat yang menghadapi kesulitan hidup.

“Hadir bukan sekadar mendata masyarakat atau membuat laporan administrasi, tetapi menghadirkan solusi nyata untuk meringankan beban mereka,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Pemprov Maluku Utara menyerahkan berbagai bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat. Bantuan tersebut meliputi buku tabungan Keluarga Sejahtera untuk 50 penerima manfaat, bantuan kaki palsu bagi penyandang disabilitas, bantuan gizi dan susu bagi anak stunting, santunan kematian untuk ahli waris, hingga bantuan biaya hidup bagi pasien rujukan luar daerah.

Selain itu, pemerintah juga menyerahkan bantuan kursi roda dan tongkat kaki tiga untuk lansia dan penyandang disabilitas, bantuan alat musik bagi korban bencana sosial di Desa Sibenpopo dan korban gempa Pulau Batang Dua, hingga bantuan mesin tempel bagi kelompok nelayan lokal.

Dalam rangka menyambut Iduladha, Pemprov Maluku Utara turut menyerahkan bantuan hewan kurban sebanyak 100 ekor sapi yang akan didistribusikan ke 10 kabupaten/kota di Maluku Utara.

Agenda peluncuran program jaminan sosial 2026 tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Maluku Utara, Wakil Wali Kota Ternate, Ketua DPRD Kota Ternate, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Tim Redaksi

More From Author

Pemprov Malut Dukung Proyek Internasional Pelestarian Cengkih dan Pala

Pemprov Malut Perkuat Perlindungan Sosial Pekerja Transportasi Darat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *