TERNATE, JendelaMalut.id – Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, bersama Direktur Eksekutif Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI), Nanang Asfarinal, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, memantau kesiapan sejumlah lokasi yang akan digunakan dalam rangkaian pelaksanaan JKPI di Kota Ternate.
Pemantauan diawali di Hotel Sahid Bela Ternate yang disiapkan sebagai lokasi menginap para kepala daerah dan tamu penting yang akan menghadiri rangkaian kegiatan JKPI.
Nasri mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan, kesiapan Hotel Sahid Bela secara umum sudah cukup baik. Tim juga memeriksa sejumlah kamar yang nantinya akan digunakan para tamu undangan, termasuk menteri, wakil menteri, dan pejabat tinggi lainnya yang dijadwalkan hadir.
“Alhamdulillah setelah dari pemantauan tadi, dapat dijelaskan bahwa persiapan cukup baik. Sudah melakukan pemeriksaan di kamar-kamar hotel dan sebagainya, alhamdulillah semuanya cukup baik,” ujar Nasri saat diwawancarai, Jumat (21/8/2026).
Usai melakukan pemantauan di hotel, rombongan kemudian melanjutkan pengecekan ke Landmark Ternate yang akan menjadi salah satu venue utama, termasuk untuk agenda penyerahan pataka dan pagelaran budaya dalam rangkaian kegiatan JKPI.
Nasri menyebut, secara umum kesiapan Landmark Ternate juga sudah cukup baik. Meski demikian, masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus segera diselesaikan oleh OPD dan instansi terkait sebelum pelaksanaan hari H.
“Masih ada beberapa hal yang nanti sisa waktu yang ada ini dari instansi terkait, OPD, untuk segera melakukan perbaikan-perbaikan yang sisa. Mudah-mudahan pada hari H semuanya sudah rapi,” katanya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif JKPI Nanang Asfarinal menilai persiapan venue dan fasilitas pendukung pelaksanaan kegiatan JKPI di Ternate sudah mendekati tahap akhir.
Menurut Nanang, sejumlah bagian di Landmark masih perlu dilakukan penyempurnaan, termasuk fasilitas toilet yang dinilai penting mengingat Landmark merupakan salah satu ikon Kota Ternate dan akan menjadi lokasi yang dikunjungi para peserta JKPI.
“Pada intinya semua sudah oke, tinggal poles-polesan mungkin sekitar 5 sampai 10 persen lagi. Kalau itu sudah dibereskan, semuanya saya rasa sudah aman,” ujar Nanang.
Nanang menambahkan, tim dari Bandung nantinya akan melakukan gladi resik bersama tim lokal. Gladi tersebut dilakukan untuk memastikan agenda penyerahan pataka dan pagelaran budaya dapat berlangsung sesuai konsep yang telah dipersiapkan.
Pemerintah Kota Ternate bersama panitia JKPI terus melakukan penyempurnaan di sejumlah titik, baik venue maupun fasilitas pendukung, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar saat pelaksanaan.
(Redaksi)





